Apa ROI dan KPI?

ROI, yang berarti laba atas investasi, dan KPI, yang merupakan singkatan dari indikator kinerja utama, adalah alat pengukuran yang digunakan bisnis untuk mengukur seberapa sukses mereka dalam mencapai tujuan dan sasaran tertentu. Kedua alat tersebut memberikan manajemen bisnis dengan metode kuantitatif untuk evaluasi internal yang memungkinkan mereka untuk menganalisis upaya mereka dengan bantuan metrik.

Dasar-dasar ROI

ROI hanya mengukur seberapa sukses secara finansial investasi tertentu telah terbukti, membandingkan pengembalian dengan biaya. Manajer dapat menerapkan rumus ROI ke hampir semua proyek untuk memberikan pandangan kritis padanya. Misalnya, perusahaan yang membiayai pembangunan gedung apartemen dapat menggunakan ROI untuk mengukur apakah mereka telah menerima keuntungan yang besar melalui penjualan dan persewaan unit di dalam gedung tersebut jika dibandingkan dengan uang yang mereka keluarkan untuk membangun gedung tersebut. ROI dihitung dengan membagi keuntungan total proyek dengan investasi ke dalam proyek tersebut.

Dasar-dasar KPI

Seperti ROI, KPI adalah alat pengukuran fleksibel yang dibentuk agar sesuai dengan berbagai proyek dan bisnis. KPI adalah metrik yang menurut organisasi sangat penting untuk mencapai tujuan yang dimilikinya untuk dirinya sendiri. Sebuah organisasi memilih KPI-nya dari sejumlah metrik yang tersedia, menetapkannya sebagai angka yang paling sesuai dengan tujuannya. KPI bervariasi dari satu organisasi ke organisasi lain tergantung pada status, misi, dan tujuan jangka pendek dan jangka panjangnya. KPI dirancang untuk digunakan di seluruh organisasi di berbagai departemen, sehingga semua tingkat organisasi disatukan dalam fokusnya dan kinerjanya dapat diukur dengan cara yang seragam.

Pengukuran Berkelanjutan

Baik ROI dan KPI dapat melayani organisasi sebagai alat pengukuran rutin, bukan hanya sesekali. Keduanya menawarkan manajer kemampuan untuk mengawasi kinerja dengan tinjauan rutin atas pengukuran ROI atau KPI, serta untuk melakukan tinjauan yang lebih luas pada akhir penanda waktu biasa, seperti tahun fiskal. Sementara pengukuran ROI berfokus pada kinerja keuangan, KPI dapat melacak metrik keuangan atau non-keuangan. Misalnya, KPI di pusat panggilan mungkin adalah lamanya penelepon ditahan.

Dampak Organisasi

ROI dapat memberikan panduan bagi pembuat keputusan organisasi, memungkinkan mereka untuk melihat dengan jelas kinerja komponen tertentu dari perusahaan mereka. Namun, KPI dapat memainkan peran yang lebih substansial dalam perencanaan dan strategi organisasi, karena indikator yang dipilih dipilih untuk nilai strategisnya, menurut situs web Manajemen Informasi. Untuk alasan ini, KPI seharusnya digunakan oleh berbagai pekerja dalam suatu organisasi untuk mengarahkan pekerjaan mereka, berfungsi sebagai tiang panduan untuk mengarahkan fokus dan penekanan mereka.