Bagaimana Membuat Kerja Kelompok yang Beragam

Hingga taraf tertentu, setiap tempat kerja berisi campuran individu yang beragam meskipun keberagaman tersebut hanya berupa perbedaan usia atau jenis kelamin. Namun, tempat kerja yang benar-benar beragam dapat mencakup orang-orang dengan kebangsaan, keyakinan agama, atau keyakinan politik yang berbeda. Mengelola kelompok kerja yang beragam terbukti sulit terutama jika karyawan membiarkan prasangka pribadi mengaburkan penilaian mereka. Sebagai manajer dari kelompok kerja yang beragam, Anda harus menemukan cara untuk memotivasi karyawan Anda dan untuk mengembangkan lingkungan tim; jika tidak, produksi bisa turun dan itu bisa mempengaruhi pendapatan dan keamanan pekerjaan Anda.

1

Pikat beragam kelompok pekerja dengan mengiklankan pekerjaan di jurnal yang dibaca oleh orang-orang dari berbagai ras, kelompok usia, dan jenis kelamin. Sebutkan fakta bahwa Anda memiliki tenaga kerja yang beragam dalam iklan pekerjaan Anda sehingga karyawan yang masuk datang dengan harapan bekerja bersama orang-orang dari budaya dan latar belakang yang berbeda. Rayakan keragaman budaya dalam komunitas dengan mensponsori perayaan dan hari libur etnis sehingga perusahaan Anda mengembangkan reputasi sebagai perusahaan yang mendukung keberagaman.

2

Buat kode etik untuk karyawan Anda dan nyatakan bahwa perusahaan tidak akan mentolerir diskriminasi dalam bentuk apa pun. Terapkan kebijakan tanpa toleransi dengan mengambil tindakan disipliner terhadap siapa pun yang melanggar aturan ini, karena jika Anda membiarkan satu atau dua insiden berlalu tanpa komentar, karyawan lain mungkin merasa bahwa Anda diam-diam mendukung diskriminasi.

3

Rayakan acara budaya di tempat kerja. Anda tidak perlu mengganggu hari kerja Anda dengan mengadakan pesta, tetapi Anda dapat mengakui hari libur etnis, acara keagamaan atau acara seperti bulan sejarah hitam atau hari kebanggaan gay dengan berbagi informasi tentang acara lokal.

4

Atur pelatihan keragaman. Karyawan Anda tidak hanya harus berurusan dengan keberagaman di tempat kerja tetapi mereka juga berurusan dengan orang-orang dari latar belakang yang berbeda ketika mereka bertemu klien atau berinteraksi dengan publik. Lakukan sesi pelatihan rutin yang memberikan informasi kepada pekerja Anda tentang kelompok minoritas sehingga karyawan Anda mendapatkan wawasan tentang komunitas yang mungkin jarang mereka kenal di masa lalu.

5

Latih karyawan Anda berdasarkan kebutuhan masing-masing. Seseorang yang lahir di luar negeri mungkin tidak memahami budaya bisnis di Amerika Serikat sementara penutur bahasa asing mungkin mengalami masalah dengan jargon bisnis. Luangkan waktu untuk membantu karyawan mengatasi hambatan bahasa dan budaya sehingga mereka tidak dirugikan saat peluang promosi tersedia.